Shalom International Fellowship - GBI Damai Sejahtera

welcome home



Tidak Ada Lagi Kekuatiran

by Rev. Dr. Paul Sene

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian" (Lukas 12:22-23)

Kita sering merasa betapa mudahnya orang lain menyarankan kita untuk tidak kuatir tentang hari esok. Kekuatiran itu datang karena kita tidak tahu apa yang nanti akan terjadi. Tetapi apakah anda tahu bahwa kekuatiran itu tidak baik bagi kesehatan anda? Tuhan mengetahuinya, oleh sebab itu Dia tidak mengatakan, "Cobalah untuk tidak kuatir" melainkan dengan tegas Dia mengatakan, "Jangan kuatir."

Ada tiga hal mendasar yang harus kita ketahui agar kita tidak menjadi kuatir:
* Tuhan itu hidup * Tuhan adalah Pencipta * Tuhan adalah Pemberi

Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang hidup. Contohnya manusia, sebagai mahluk hidup manusia mempunyai perasaan dan menyadari keadaan serta situasi di sekelilingnya. Begitu juga Tuhan, Dia mengetahui perasaan, kebutuhan, situasi maupun keadaan sekeliling kita.

Kekuatiran itu sama seperti ketakutan - takut akan apa yang mungkin terjadi dan banyak hal yang tidak diketahui. Kekuatiran dan ketakutan adalah dua hal yang dapat menghancurkan iman kita dalam Tuhan.

Layaknya seorang bapa, dia mengenal kelemahan, pelanggaran dan kelebihan anaknya, sebab itu dia tahu apa yang terbaik bagi anaknya. Begitu pun Tuhan. Tuhanlah yang menciptakan anda maupun saya. Saya percaya hanya Dialah yang mengetahui apa yang terbaik bagi kita semua. Kita tidak dapat melihat Tuhan dengan mata jasmani, tetapi Tuhan memberikan firmanNya dan Roh Kudus untuk membantu kita agar dapat mengenal siapa diriNya. Melalui firman Tuhan, kita dapat mengenal sifat-sifat, cara dan janjiNya, serta memperoleh hak atau warisan dariNya. Semakin kita mengenal Tuhan, semakin kita yakin di dalam Dia yang memegang hari esok juga hari ini.

Selain mengenal kelemahan, pelanggaran dan kelebihan anaknya, seorang bapa juga mengetahui semua kebutuhan anaknya. Dia mengetahui apa yang harus diberikan dan kapan harus memberikan hal itu kepada anaknya. Begitu juga Bapa kita di sorga, Tuhan telah menyiapkan semua berkat yang kita butuhkan, tetapi Dia tidak memberikan segala sesuatunya sekaligus. Seorang bapa tidak akan memberi uang sebesar 100 juta kepada anak berumur lima tahun, sepuluh tahun atau bahkan yang dua puluh tahun karena anak itu belum mengerti arti uang sebesar itu dan bahkan bisa menyalahgunakannya. Sama halnya dengan Tuhan kita. Anda harus percaya bahwa Tuhan mengetahui apa yang terbaik. Apa yang kita pikir baik belum tentu benar-benar baik bagi kita. Percayalah janjiNya bahwa Dia akan memenuhi segala kebutuhan kita sesuai dengan kekayaan dan kemuliaanNya (Filipi 4:19). Tuhan tidak pernah terlambat dan melupakan semua janjiNya. Anda tidak perlu kuatir lagi!

Disiapkan Untuk Diutus Keluar

Kita menyadari bahwa kita memang perlu...

Pintu yang Mana Tuhan?

Dua pintu - Satu pilihan...

Menjadi Teladan Bagi Orang lain

Sehingga kamu telah menjadi teladan...

New Here

who we are..

News & Events

check what's going on..

                   

connect with Rev. Dr. Paul Sene

Latest Message